You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Diguyur Hujan Jalan Fatmawati Tergenang
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Diguyur Hujan Jalan Fatmawati Tergenang

Tersumbatnya saluran air oleh material pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) menyebabkan Jalan Raya Fatmawati tergenang.

Di situ memang ada dampak pembangunan MRT, ditambah dengan curah hujan yang tinggi

Pantauan Beritajakarta.com di lokasi, Jumat (13/11) sore, genangan menutup jalan dan memaksa pengendara untuk  memperlambat laju kendaraannya, sehingga menimbulkan kemacetan. 

Bustomi (45), pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi berharap, selokan yang berada di sisi jalan Fatmawati bisa segera difungsikan agar genangan bisa teratasi.

Genangan di Kampung Pulo Surut

"Saluran harus segera diperbaiki, soalnya jalan ini sering tergengang. Macetnya juga parah," keluh Bustomi. 

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Deddy Budiwidodo mengatakan untuk genangan di Jalan Raya Fatmawati, tepatnya di depan ITC Fatmawati ke arah Pasar Blok A mengalami genangan setinggi 20 sentimeter.

"Di situ memang ada dampak pembangunan MRT, ditambah dengan curah hujan yang tinggi," kata Deddy. 

Deddy menambahkan, selain di Fatmawati, genangan juga terjadi di Jalan Kemang Raya, Jalan Kapten Tendean, Jalan Asia Afrika di depan Plasa Senayan, dan Jalan Ciledug Raya, tepatnya di depan pasar Cipulir.

"Karena ini hujan pertama dan curah hujanya tinggi jadi banyak genangan, tapi hanya dua jam sudah surut tergantung hujan malam ini," tandas Deddy.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati